Membahas soal yang manis-manis, buatku yang terpikir di otak itu gula. Gula pasir putih yang dipake buat bikin teh. Padahal, dua barang itu adalah dua hal yang kurang masuk di ranah konsumsiku karena sejarang itu mencampurkan gula dan teh. Lambat laun, coklat menjadi pengganti bayangan kata manis. Misal ada temen yang mau minta 'ada yang manis-manis ga?' aku seringnya bilang gaada walaupun di mejaku ada roti atau biskuit yang .. manis. Pasti nantinya aku billang 'oh kukira coklat' dan dijawab dengan siapa juga yang nanya coklat. Ya... Memang agak agak juga otak ini kadang dalam memproses komunikasi.
Selain gula dan teh, coklat juga menjadi barang yang kuhindari. Aku kurang suka dengan coklat dan kemanisannya, merek apapun. Jadi kalau ada tiba-tiba coklat dateng, seringnya aku kasih ke orang lagi.
Cuma ya, manusia emang paling dinamis, akhir-akhir ini aku selalu merasa coklat adalah satu-satunya booster paling instan buat menangani kemalasan. Lemas, letih, lesuh, lapar, lunglai, dan semua L lainnya, teratasi gitu aja dengan sebuah coklat???
Sebagai perempuan, aku merasa ada momen yang kadang, oh ini aku lemes banget, tiba-tiba sedih gajelas, keknya hormon deh, yang untukku itu sering banget dateng, ya bulanan sih datengnya. Tapi menganggu banget kadang harus berdamai dengan itu tiap bulan, like shsssss, but okay, ill go through this one, once again (gini aja terus yah).
Ya begitulah dan yang membuatku back on my track again, turns out adalah coklat. Yap, makan coklat walau cuma sebutir coklat kurma atau sepatahan coklat batang, bener-bener balikin mood. Buatku kalau ngerasa capek banget, sedih banget, kan biasanya bikin ngantuk ya, karena otak kita udah drain so much dan badan kita udah kehabisan energinya juga. Di sinilah, ya tetep si bakal ketiduran atau memutuskan untuk tiduran ahahah, tapi dengan konsumsi coklat, semua tugas tetep kelar aja at the end.
Tulisan ini diabadikan kepada coklat, si manis yang dulu kuhindari, kusingkirkan, tapi kini jadi support system andalan ahaha. Tapi sungkan untukku menamai judulnya sebagai coklat, jadi mari kita sebut dia, yang manis-manis, untuk hari-hari yang diharap jadi manis juga.
.png)